Langsung ke konten utama

Kasus Pembunuhan Berencana Terpidana Mati Tohari Alias Mah Slamet di Pindah ke Lapas Nusakambangan


( KAB. BANJARNEGARA ) - RESPUBLIKA INDONESIA
 

Terpidana mati kasus pembunuhan berencana, Slamet Tohari alias Mbah Slamet di pindahkan ke Lapas Batu kelas 1 Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Kamis (10/10).

Slamet dinyatakan terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana, sehingga ia dijatuhkan hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Banjarnegara. Kamis (1/2) lalu.

Sebelum dipindah ke Lapas Batu Kelas 1 Nusakambangan, Mbah Slamet di tempatkan pada Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 2B Banjarnegara selama 1 Tahun.

Dihari yang sama selain Mbah Slamet, satu orang Narapidana BS alias Bodrex dengan perkara kasus penipuan, dipindahkan ke Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Rutan Kelas 2B Banjarnegara, Bima Ganesa Widyadarma kepada Awak Media, Jumat (11/10). 

"Dua orang Narapidana, BS alias Bodrex dengan perkara pasal 378 KUHP dipindahkan ke Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan, sedangkan Slamet Tohari alias Mbah Slamet dengan perkara pasal 340 KUHP terpidana hukuman mati, dipindahkan ke Lapas Kelas I Batu Nusakambangan." Kata Bima.

Menurut Bima, langkah ini merupakan bagian dari upaya Rutan Banjarnegara untuk memastikan, bahwa narapidana yang membutuhkan pengawasan khusus ditempatkan di lembaga pemasyarakatan yang sesuai.

"Pemindahan ini bukan tanpa alasan, kedua narapidana tersebut dinilai memerlukan pengawasan lebih ketat dan lingkungan yang lebih aman, Bodrex ini merupakan tangan kanan dari Mbah Slamet yang melancarkan aksi pembunuhan," terangnya.

Sedangkan Mbah Slamet sendiri bertugas sebagai Dukun yang dapat penggandaan uang, Bodrek bertugas mencari korban melalui media sosial, kemudian korban diantar ke rumah Mbah Slamet lalu dilakukan pembunuhan oleh Mbah Slamet (Dukun Palsu)," ungkap Bima.

Operasi pemindahan ini melibatkan koordinasi dengan tim dari Rutan Kelas IIB Banjarnegara yang dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), staf KPR, staf Pelayanan Tahanan, dan Pengelolaan serta bekerja sama dengan pihak Kejaksaan Negeri Banjarnegara.

Bima juga menjelaskan, bahwa kegiatan pemindahan ini merupakan hasil koordinasi yang matang dengan pihak Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah.

“Kami mengikuti arahan dan petunjuk dari Kakanwil, serta melaporkan kegiatan ini secara resmi kepada Kepala Divisi Pemasyarakatan. Setiap langkah telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan standar operasional yang berlaku,” tambahnya.

Pemindahan ke Nusakambangan dikenal sebagai langkah strategis dalam menangani narapidana dengan potensi risiko tinggi, baik dari segi keamanan maupun pembinaan.

Lapas di Nusakambangan, yang dikenal memiliki pengamanan ketat, menjadi tempat yang tepat untuk menangani narapidana dengan latar belakang kriminal berat dan memerlukan pembinaan intensif. 

( Muh Amin )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...