Langsung ke konten utama

Virall ......?? Debu masuk Rumah Di Duga Dari PT. MULTI ENERGI BIOMASSA Yang Mengolah Limbah Serbuk Kayu Lembuat Warga Resah


( KAB. WONOSOBO ) - KABAR NASIONALIS
 

Adanya vidio viral tersebar di grup whatsApp infoterkini mengenai keluhan seorang warga Ngampel ,Wonorejo,Kabupaten Wonosobo prihal adanya dampak debu yang masuk rumah diduga dari sebuah pabrik pengolahan serbuk kayu PT Multi Energi Biomassa.

Dalam vidio tersebut nampak seorang warga mengeluhkan adanya debu yang setiap hari masuk ke dalam rumah serta sangat mengganggu dan mesah yang membuat rasa tidak nyaman serta rasa was-was di dalam rumah yang banyak debunya " PN  menjelaskan bawa semenjak beroperasinya MEB ( PT ENERGI BIOMASSA ) kurang lebih pada tahun 2019- 2024 ini. Kami warga yang berdekatan langsung  hanya di batasi tembok setebal 25 cm, yang sama sekali belum pernah di mintai persetujuan oprasinya PT ENERGI BIOMASSA yang bergerak dalam bidang pengolahan serbuk limbah kayu,yang menyebabkan polusi debu di dalam rumah.

Saya sendiri khawatir akan kesehatan seluruh anggota keluarga saya yang selama ini menghirup debu yang diduga dari PT tersebut.

Harapan saya kepada dinas terkait hususnya Dinas lingkungan hidup agar dapat evaluasi adanya dampak dari pencemaran udara dan evaluasi terkait ijin ijinnya.bila mana terbukti melakukan pelanggaran dalam kegiatan ber oprasi maka saya berharap agar PT tersebut di tutup. Tuturnya"

Bedasarkan keterangan dari narasumber PN terkait dugaan sumber debu dari PT.ENERGI BIOMASSA.

Kami mengkonfirmasi kepada ARYO PRAMONO.S.T. Selaku Direktur operasional Beliyau Menjelaskan dengan Adaya keluhan masyarat adanya debu di sekitar MEP (PT.ENERGI BIOMASSA) yang di sebabkan oleh bocornya sistem penyaringan debu dan kami upayakan agar cepat ter atasi dan kami berusaha untuk segera mengatasinya kitapun langsung berkordinasi dengan tenaga ahli dust collector system yang kebetulan masih pelatihan di malaysia dan kami akan bertanggung jawap sepenuhnya agar masyarakat tidak terganggu oleh aktifitas kami  

Keberadaan kami disini juga memberikan dampak positif untuk lingkungan sekitar kami Ada tetangga yang usaha warung makan allhamdulilah mereka mendapat peningkatan rejeki dari konsumen karyawan pabrik dan supir supploper serta tamu 2 kami

Di sekolah kami memberikan CSR untuk penanaman pohon untuk  penghijauan sekolah dan informasi terhadap pengolahan limbah di sekitar kita Dll,serta pekerja kami mayoritas semua orang Wonosobo

Kami produsi sekaligus mengatasi permasalahan daerah terkait limbah perkayuan, jadi kami tidak hanya produksi tetapi memberikan kontribusi tidak kecil terhadap permasalahan limbah di daerah Kami pun berproduksi tidak selalu benar kadang ada kesalahan juga kritik dan saran yang membangun bisa meningkatkan kinerja dan kenyamanan bersama

Untuk dinas LH Kemarin sudah datang dan mengecek tempat kami untuk dokumen perijinan kami sudah lengkap dan kami akan presentasikan  secara langsung ke LH ( Dinaslingkungan Hidup) terkait keluhan warga Semoga bisa menjawab semua nya. Ungkapnya"

Harapan dari masyarakat kepada dinas terkait hususnya Dinas LH agar bisa memantau dan mengawasi pabrik tersebut agar masyarakat merasa aman dan nyaman  tidak was was oleh dampak debu yang dapat mengakibatkan penyakit.


( Tim )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...