Langsung ke konten utama

Audensi KKJN Bersama Kesbangpol, Kepolisian, dan Kejaksaan : Sinergi Membangun Kolaborasi Yang Kuat


KOTA BANDUNG - KABAR NASIONALIS 

( 30/1/2005 ) Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat kolaborasi, Komunitas Kewartawanan Jurnalis Nasional (KKJN) menggelar audensi penting dengan beberapa instansi pemerintahan, yakni Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepolisian, Kejaksaan, dan Kejari. Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan dari lima organisasi masyarakat (ormas) serta yayasan yang memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana yang terbuka dan penuh keakraban. Seluruh pihak menunjukkan sikap yang welcome dan menghargai keberadaan jurnalis sebagai pilar keempat demokrasi. 

Dalam kesempatan ini, anggota KKJN yang hadir mendapatkan sambutan positif dari kepala badan kesbang pol Drs.H.Bangbang Sukardi,M.SI  selaku aparatur pemerintah, yang diwakili Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya, Agama dan Kemasyarakatan dari Kesbangpol Kota Bandung, Apep Insan Farid menandakan pengakuan akan peran jurnalis dalam menyampaikan informasi yang objektif, akurat, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.


Poin-Poin Penting dalam Audensi

Audensi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membuka ruang dialog konstruktif antara jurnalis dan pemerintah. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:

1. Penguatan Peran Jurnalis dalam Demokrasi

Pemerintah dan aparat hukum menyampaikan apresiasi terhadap kerja jurnalis dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Mereka menekankan pentingnya sinergi antara media dan pemerintah untuk menciptakan pemberitaan yang transparan dan edukatif.

2. Kolaborasi dalam Menjaga Stabilitas dan Keamanan

Kepolisian dan Kejaksaan menegaskan pentingnya kerja sama antara jurnalis dan aparat dalam menjaga keamanan serta stabilitas sosial. Media dianggap memiliki peran strategis dalam menangkal berita hoaks dan menyebarkan informasi yang benar kepada publik.

3. Dukungan terhadap Ormas dan Yayasan

Lima perwakilan dari ormas dan yayasan yang hadir turut menyampaikan pandangan mereka terkait peran media dalam membantu advokasi sosial. Mereka berharap adanya kerja sama yang lebih erat dalam menyuarakan isu-isu sosial yang membutuhkan perhatian publik dan pemerintah.

4. Komitmen Terhadap Kebebasan Pers

Dalam diskusi yang berlangsung, seluruh pihak sepakat bahwa kebebasan pers harus tetap dijaga dan dilindungi. Namun, di sisi lain, jurnalis juga harus mengedepankan prinsip etika dalam setiap pemberitaan yang disajikan.

Penerimaan yang Positif dan Harapan ke Depan Sambutan yang diberikan oleh kadis  Kesbangpol selaku aparatur pemerintah terhadap KKJN dan jurnalis yang hadir dalam audensi ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun hubungan yang harmonis antara media dan pemerintah. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat lebih akurat, berimbang, dan memberikan dampak positif.

Kolaborasi antara KKJN, pemerintah, kepolisian, kejaksaan, serta ormas dan yayasan yang hadir dalam audensi ini menjadi langkah awal yang baik untuk membangun sinergi yang lebih kuat ke depan. Keberadaan jurnalis sebagai penyampai informasi dan kontrol sosial diharapkan dapat semakin diperkuat dengan dukungan dari berbagai pihak.

Dengan hasil pertemuan yang positif ini, ketua KKJN Iwan Mulyana optimis bahwa kerja sama yang terjalin akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam hal keterbukaan informasi maupun peningkatan kesadaran publik terhadap berbagai isu penting yang sedang berkembang.

Audensi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara media dan pemerintah dapat berjalan dengan baik apabila didasari oleh komunikasi yang terbuka, saling menghargai, dan memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan informasi yang berkualitas dan membangun masyarakat yang lebih cerdas serta berwawasan luas.

( Suhardi - DPC KKJN )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...