Langsung ke konten utama

Laporkan Misteri Meninggalnya Alm. Afritman Runting, Lawfirm Scorpions Dampingi Ahli Waris


KUALA KURUN - KABAR NASIONALIS

Misteri kematian/Meninggalnya Alm.Afritman Runting yang ditemukan telah tulang belulang pada bulan Juli 2024 di sekitar Jl.A Runting Kuala Kurun Rt011/Rw003.

Sejak hilangnya almarhum dari bulan Juli 2022,terang salah satu ahli waris inisial DD dan Y pada media ini Jumat 24 Januari 2025 di Kuala Kurun. Berdasarkan surat DNA tanggal 3 Desember 2024 no R/24111/XII/Bidlab DNA dan saurat keterangan otopsi pada bulen Oktober 2024 dari Rs Bhayangkara dan kejanggakan -kejanggalan terjadi sejak menghilangnya almarhum sejak menikah dengan wanita inisial N tahun 2019an lalu.

Pasalnya seolah tidak merasa kehilangan terhadap almarhum  banyak kejanggalan2 terhadap almarhum bersama anak dan menantu N patut dipertanyakan mengetahui dan para tetangga terdekat ??

Ahli waris yang didampingi penyampaian laporan polisi oleh tim penasehat hukum dari cabang Gumas Lawfirm Scorpions Adv.Eprayen Punding,SH sebagsi kepala cabang dan ketua DPC Peradi Bersatu Gumas bersama pimpinan Pusat Lawfirm Scorpions Palangkaraya Praktisi Adv.Haruman Supono, SE, SH, MH, AAIJ yang juga ketua DPD Peradi Bersatu Kalteng juga sebagai PH di beberapa media cetak,organisasi wartawan dan online  ini yang biasa di Panggil bang Haruman usai dampingi pelaporan di Polres Gunung Mas di Kuala Kurun. 

Transparansi Penyidik Polri yang Presisi di perlukan dalam pengungkapan misteri dugaan keras penganiayaan berat penyebab terbunuhnya dan Meninggalnya almarhum Afritman Runting (69) secara profesional dan keseriusan penyidik Reskrim polres Gunung Mas dan di beck up. Reskrimum Polda Kalteng, terang Haruman. 

Disamping itu sesuai manajemen penyidikan dan Perkapolri  harus menjadi acuan para penyidik saya yakin mampu, para pelaku ya tindak tegas jangan pandang bulu. Juga para awak media,netizen dan masyarakat Gumas Kalteng umumnya mengawal kasus ini secara tuntas.

Dari kronologis peristiwa riwayat almarhum sebelum meninggal terkena penyakir struk ringan tidak mungkin dapat berjalan jauh yang di temukan 500 meter di belakang rumahnya.

Bahwa berdasarkan kronologis dapat di kenakan pasal berlapis bagi pelakunya sebagaimana  dimaksud pasal 351 ayat 3,pasal 338 dan pasal 340 jo pasal 55 jika pelakunya lebih dari satu. 

Kami minta dari Reskrimum Polda Kalteng  unit Jatanras dan di awasi wasidik Polda dan Mabes Polri agar perkara ini selalu di monitor punlik dan media massa diharapkan transparansi penyidik dapat mengungkap bila perlu bentuk tim khusus pada perkara ini,pinta Haruman. 

Berikut Pernyataan Bang Haruman kepada awak media



( Tim - EG )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...