Langsung ke konten utama

Tingkatkan Layanan, DPRD Kota Bandung Dukung Pembangunan Kantor Kewilayahan


KOTA BANDUNG -- KABAR NADIONALIS

Hadirnya kantor pemerintah di wilayah menjadi tonggak penting dalam pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan harus lebih cepat, tepat, dan transparan.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi pada acara Peresmian Kantor Kelurahan dan Kecamatan, di Kantor Kecamatan Batununggal, Selasa 4 Februari 2025. 

"Peresmian gedung ini kami harap menjadi tonggak penting untuk kita semua. Aparat pemerintah hadir memberikan pelayanan jauh lebih baik lagi," kata Asep.

Asep memastikan, DPRD Kota Bandung mendukung rencana pembangunan yang telah terealisasi untuk kepentingan masyarakat. 

"Kami mendukung atas upaya yang dilakukan oleh Pemkot Bandung. Saya sepakat, memang gedung pelayanan ini simbol bagi kita. Bukan megah saja, kesiapan kita menerima pelayanan terbaik untuk masyarakat," tegas Asep. 

Dengan revitalisasi yang telah dilakukan, lanjut Asep, kantor kewilayahan dan OPD bisa terus bersinergi untuk memajukan pembangunan dan pelayanan bagi masyarakat.  

"Tahun 2026 kita dorong lagi karena ada beberapa kantor kelurahan yang perlu direvitalisasi. Dengan upaya ini diharapkan sinergi kecamatan, kelurahan, dan OPD lebih maksimal," ungkapnya. 

Menurutnya, gedung megah menunjukan bentuk kesiapan pemerintah untuk melayani masyarakat. Kendati demikian, Asep meminta pemeliharaan harus terjaga dengan baik. 

"Gedung yang tertata rapi ini, jangan pandai untuk membangun saja, tapi pandai juga untuk memelihara. Bukan terlihat megahnya, tapi personil aparat wilayah itu untuk meningkatkan tingkat pelayanan lebih cepat baik dan ramah," tuturnya. 

Di tempat yang sama, Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara berharap, dengan revitalisasi yang sudah dilakukan, Kota Bandung menjadi tujuan studi komparasi. Bangunan dengan kesiapan SDM dalam melayani masyarakat tersebut diharapkan semakin prima. 

"Kota Bandung ini harus menjadi studi banding, apalagi kantor kecamatan dan kelurahannya lebih baik. Maka harus disiapkan juga pelayanan yang ramah dan inklusif," ujar Koswara.

( Suhardi Sinaga )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...