Langsung ke konten utama

Bangunan Liar Yang Terletak di Trotoar Jalan Trunojoyo Depan Toko Geoff Max dan Skaters


BANDUNG -- KABAR NASIONALIS

Adanya keluhan dari sejumlah warga dan pejalan kaki mengeluhkan adanya bangunan liar yang berdiri di area trotoar, Jl Trunojoyo no 15 Kelurahan Citarum Kecamatan Bandung wetan, Kota Bandung, Rabu (30/04/2025).

Menurut penuturan Salah satu warga bangunan tersebut sudah berdiri lama dan bangunan tersebut dulu nya fungsinya sebagai penghijauan dan ada pohon, ujarnya.

Keberadaan bangunan tersebut tidak hanya merubah fungsi yang sebelumnya dan mengambil fasilitas umum untuk kepentingan pribadi, tetapi juga melanggar hukum. “bangunan yang berada dilahan tersebut fungsinya untuk penghijauan dan mempersempit trotoar untuk pejalan kaki, bukan untuk bangunan yang belum jelas bermanfaatnya atau cuman tempat tongkrongan malam dan siang terkunci tampak tak ada aktivitas,” ujarnya.

Alih fungsi lahan pohon menjadi bangunan liar adalah perubahan penggunaan lahan yang secara ilegal mengubah lahan yang awalnya ditanami pohon menjadi lahan bangunan, seperti rumah, ruko, atau fasilitas lainnya. Dampak negatifnya sangat luas, termasuk kerusakan lingkungan, hilangnya penghijauan dan estetika keindahan di wilayah Jl Trunojoyo No.15 Bandung.

Tidak adanya pohon dapat mengurangi estetika keindahan karena pohon memberikan kontribusi signifikan terhadap visual lingkungan, baik secara lanskap maupun tekstur. Pohon juga membantu memberikan suasana yang sejuk dan nyaman di perkotaan, 

Menanggapi keluhan warga, seorang aktivis lingkungan hidup berinisial ME, yang aktivis masyarakat penjaga alam Indonesia - My Darling Indonesia, turut angkat bicara. Dalam sambungan telepon, ia menegaskan bahwa banyak warga telah menyampaikan keluhan terkait bangunan tersebut karena jelas-jelas mengganggu.

Sebagai bentuk tindak lanjut, ME selaku aktivis peduli lingkungan aktivis masyarakat penjaga alam Indonesia - My Darling Indonesia di Kota Bandung berharap agar pihak APH dan aparat pemerintah dinas terkait, dan aparat kewilayahan yang meliputi kelurahan dan kecamatan setempat segera ada tindakan terkait bangunan tersebut, ujar ME.

Aktivis masyarakat peduli lingkungan dan Aktivis penjaga alam Indonesia - My Darling Indonesia diharapkan bangunan liar tersebut dibongkar dan kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

Hingga berita ini diturunkan,Aktivis masyarakat peduli lingkungan dan Aktivis penjaga alam Indonesia - My Darling Indonesia berharap ada tindakan tegas dari pihak berwenang agar permasalahan ini segera terselesaikan, pungkasnya.

( Biro Bandung )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...