Langsung ke konten utama

Diduga Pengangsu BBM Supsidi Jenis Pertalite Kabur dan Tinggalkan Mobil Yang Di gunakan Saat Mau Dikonfirmasi


KAB. WONOSOBO -- KABAR NASIONALIS

Jumat, 11 April 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, Sebuah kejadian mencurigakan terungkap di sebuah lahan bekas pembibitan di pinggir Jalan Raya Wonosobo - Purworejo, Desa Kedalon, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Tim media Satgas *Patroli88investigasi.com* mendapati seorang pria yang sedang melakukan kegiatan pemindahan bahan bakar minyak (BBM) supsidi jenis pertalite dari kendaraan jenis Daihatsu Xenia berwarna abu-abu.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan cara memindahkan BBM dari tangki kendaraan ke dalam jerigen, menggunakan alat berupa selang kurang lebih panjang setengah meter yang ditambahkan lubang bagian bawah tangki belakang kendaraan. Melihat kejadian yang mencurigakan ini, Awak media segera menghampiri dan mencoba mengonfirmasi tindakan tersebut kepada pria yang sedang melakukan aksi pemindahan.

Namun, bukannya memberikan penjelasan, pria tersebut terlihat gugup dan panik. Sepertinya merasa terpojok, ia langsung meninggalkan mobil beserta barang bukti tersebut dan melarikan diri tanpa jejak. Melihat situasi ini, Awak media segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.

Barang bukti berupa kendaraan Daihatsu Xenia, jerigen berisi BBM jenis pertalite, dan alat-alat yang digunakan untuk mengalirkan BBM, akhirnya diserahkan kepada petugas kepolisian unit 2 tipiter Polres Wonosobo untuk proses penyelidikan lebih lanjut.


Pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus ini dan berupaya untuk menemukan pelaku yang melarikan diri. Kasus ini menjadi perhatian publik terkait maraknya penyalahgunaan BBM bersubsidi yang diduga akan diperdagangkan dengan harga yang lebih tinggi.

Pihak kepolisian juga berjanji untuk segera menindaklanjuti dan mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas tindakan ilegal tersebut. Pihak terkait juga diharapkan dapat memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai tindakan pengamanan yang akan dilakukan untuk mencegah terulangnya hal serupa.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk terus waspada terhadap tindakan penyalahgunaan bahan bakar dan melaporkannya kepada pihak berwenang.


( Tim )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...