Langsung ke konten utama

DPD -DPC Tani Merdeka Garut Menyambut KDM Dalam Kunjungan Petani Jagung di Desa Pangeureunan Limbangan Garut


KAB. GARUT -- KABAR NASIONALIS

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, Kunjungan kerja dalam rangka melaksanakan panen Raya Jagung ke Desa Pangeureunan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Kamis (17/4/2025).Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Garut Ir. Abdusy Syakur Amin dan Wakil Bupati    serta para pejabat daerah lainnya.Kehadiran  Gubernur jawa barat Kang Dedi Mulyadi didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Garut Haeruman, kepala dinas Peternakan juga para kelompok tani Garut utara (Gapoktan)  jajaran UPT Pertanian bersama DPD, DPW,serta DPC Tani Merdeka Kabupaten Garut. 

Bupati Garut Ir. Abdusy Syakur menyatakan pihaknya akan terus berupaya memperhatikan kesejahteraan untuk seluruh para petani yang berada di wilayahnya.

Warga masyarakat yang hadir beserta jajaran Kelompok tani maupun jajaran dinas pertanian maupun peternakan menyambut Kehadiran Gubernur jawa barat.  

Antusias warga (Garut utara). Meski sempat menunggu cukup lama, masyarakat tunjukkan kemampuan dalam kreatifitas seni budaya penca silat  saat menunggu kedatangan di lokasi untuk menyambut pemimpin mereka(Bapak Aing).

Dalam acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Garut, Forkopimcam Garut Utara, APDESI Garut Utara,Kapolres Garut yang diwakili Wakapolres,Denpom yang diwakili ,Kejaksaan negeri Garut, kelompok tani Merdeka ,Gapoktan serta para penyuluh pertanian Kabupaten Garut serta warga masyarakat Garut utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Garut. “Kita akan berikan bantuan berupa 10 unit mesin oven jagung dan mesin peronertok jagung untuk kelompok tani di sini,tandasnya.

Gubernur juga mengajak para petani untuk menanam pohon tahunan di sela-sela kebun jagung sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan hasil pertanian jangka panjang. Gubernur menegaskan meminta Bupati dan Kepala Dinas Pertanian serta Peternakan Garut untuk bersama  mensukseskan ketahanan pangan. 

Dalam kesempatan tersebut pun Gubernur jawa barat (KDM) juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp. 10 juta dipandang warga yang sudah lanjut usia kepada  aki Iyo (80),merupakan warga Desa Cimenyan, sebagai bentuk kepedulian apresiasi terhadap petani lansia. Pungkasnya 

( Ayi Ahmad)  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...