Langsung ke konten utama

Kegiatan Secara Resmi Buka FLS3N Jenjang SD, di Korwil Bidang Pendidikan Cibatu.


KAB. GARUT -- KABAR NASIONALIS

Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan di wilayah korwil bidang pendidikan Cibatu Tahun 2025 resmi dibuka pada Senin (28/4/2025). FLS3N dilaksanakan selama 2 hari pembukaan tersebut di Gedung KKM Cibatu Jl. Raya Cibatu- Limbangan kecamatan Cibatu kabupaten Garut, jawa Barat. 

Peserta kegiatan adalah siswa-siswi perwakilan masing-masing SD/MI yang telah lolos seleksi dimasing-masing Sekolah. Untuk cabang lomba yang dipertandingkan masing-masing jenjang baik itu jenjang Sekolah Dasar(SD).

Antara lain lomba kreativitas Gambar ekspresi, Menyanyi solo, Kriya, Mendongeng, Menulis Cerita, Pantomim dan kreatifitas Tari. Jumlah 314 peserta se- wilayah Korwil bidang Pendidikan Cibatu  yang mengikuti kegiatan FLS3N tersebut. 

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Korwil pendidikan yang mewakili Kepala Dinas Dikbud kabupaten Garut. 

Korwil, M. Dayat, S.Pd.M.M, menyampaikan bahwa anak-anak didik adalah tanggung jawab bersama, untuk menjadikan mereka generasi yang sehat, berkarakter serta berakhlak baik demi masa sekarang dan akan masa datang.

 Korwil, Ketua PGRI dan Kepanitian Seleksi beserta  jajaran Kepala Sekolah serta peserta.  pembukaan kegiatan FLS3N

Utang S. Pd, Berpesan kepada para peserta lomba untuk selalu semangat dan rendah hati. “Bagi yang terpilih menjadi juara, jangan sampai jumawa. Bagi yang belum terpilih menjadi juara pun, jangan bersedih, tetap belajar karena masih ada kesempatan lain waktu.

Utang menambahkan sebagai para siswa-siswi yang terpilih menjadi juara ini akan berlanjut ke kompetisi di tingkat selanjutnya nantinya. Oleh karena itu setiap peserta mengikuti lomba dengan sebaik mungkin dan berusaha maksimal sehingga dapat memberikan yang terbaik supaya lolos mewakili ditingkat-tingkat  selanjutnya.  

Ketua PGRI Cabang Cibatu Atang.S.Pd, menyampaikan berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk berkreasi dan inovasi serta menumbuhkembangkan sikap kemandirian bagi pelajar SD. Ia juga berpesan kepada semua pihak terkait, baik guru pendamping, pihak sekolah dan juri untuk dapat mendukung peserta dengan adil dan sebaik-baik mungkin. 

Mari kita dukung anak-anak didik kita yang dalam hal ini sebagai peserta lomba khususnya FLS3N bisa bejalan dengan sportivitas dan objektivitas tinggi didalam menjaga kearifan budaya lokal.pungkasnya 

( Ayi Ahmad ) 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...