Langsung ke konten utama

Kunjungan Kerja Sekjen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kakanwil Jabar Dampingi di Lapas Kelas II A Garut


KAB. GARUT -- KABAR NASIONALIS

Kepala Lapas kelas IIA Garut Rusdedy bersama pejabat struktural sambut kehadiran Sekertaris Jenderal Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan Dr.Asep Kurnia,S.H.,M.M.

Kehadiran Dr. Asep Kurnia di lapas Garut ini yaitu dalam rangka kunjungan kerja  yang didampingi langsung Kepala  Kantor Wilayah Direktorat Jendral ( Kanwil Ditjen Pas Jabar ) Kusnali, 

Staf Ahli Bidang Reformasi dan Birokrasi Ida Asep, Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Eko Budianto, Direktur Teknologi Informasi Chicco Muttakin, serta tamu lainya.

Dalam kunjungan tersebut Dr. Asep Kurnia sampaikan Pembahasan sekaligus peninjauan lahan kosong lapas dan pengelolaan kemandirian  ketahanan pangan yang produktif, Sabtu 19/04/25.

"Hari ini kami bersama sama melihat langsung situasi kondisi lahan di wilayah lapas dan tentunya memastikan kembali dan tentunya juga ini tindak lanjut dari kunjungan bulan Januari bulan lalu, Lapas garut sudah cocok menjadi role model dalam pemanfaatan lahan dan juga dalam rangka kemandirian Ketahanan pangan,"ucapnya.

Asep juga tambahkan, "Bahwa Lapas Garut sendiri telah membuktikan dengan adanya beberapa bidang Program Ketahanan Pangan terutama dalam pembinaan kemandirian bagi para warga binaan lapas.

Terlihat jelas ketahanan pangan di lapas Garut sudah berbuah hasil diantaranya yaitu peternakan ayam petelur dan pedaging, peternakan ikan,Pertanian,dan juga ada keterampilan tangan hasil dari para warga binaan.

Jelasnya, Menteri menghendaki bahwa lapas harus bisa secara mandiri memproduksi dalam ketahanan pangan untuk kebutuhan para warga binaan.

Dengan jelasnya Lapas Garut sudah mempunyai strategi-strategi  untuk banyaknya mitra dalam sebuah pemasaran, yang di mana mitra lebih di utamakan.

Asep juga berpesan bagi lapas Garut dalam mengisi sedikit-sedikit dalam kekurangannya, dan selalu pertahankan pengelolaan manajemen lapas yang sudah bagus serta semoga lapas Garut segera menjadi rool modele," Pungkas Asep Kurnia.


(Ayi Ahmad) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...