Langsung ke konten utama

Rutan Garut bersama Bapas Garut Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-61


KAB. GARUT -- KABAR NASIONALIS

Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-61, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Garut bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Garut menggelar kegiatan Bakti Sosial dan Donor Darah pada Senin, 14 April 2025.

Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, yakni Kampung Nangewer, Kelurahan Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota untuk kegiatan bakti sosial, serta Rutan Kelas IIB Garut untuk pelaksanaan donor darah.

Kegiatan ini diikuti oleh Plt. Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Kepala Bapas Kelas II Garut, pejabat struktural, serta petugas dari kedua instansi. Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan bakti sosial dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian petugas Pemasyarakatan terhadap masyarakat sekitar, khususnya yang membutuhkan uluran tangan. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan survei lokasi, menyiapkan sarana dan prasarana, serta menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat.

"Ini adalah bentuk cinta kasih dan kepedulian kami terhadap warga. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat dan mempererat hubungan antara institusi Pemasyarakatan dan lingkungan sekitar," ujar Plt. Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Sukarno Ali.

Warga yang menerima bantuan pun menyambut hangat kegiatan tersebut. Salah seorang warga mengungkapkan rasa terima kasihnya. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak Rutan dan Bapas Garut. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi di masa sekarang yang serba sulit. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut," tuturnya.

Sementara itu, kegiatan donor darah di Rutan Garut melibatkan 42 peserta yang mendaftar, dengan 28 orang berhasil lolos proses screening yang diikuti oleh jajaran Rutan Garut dan Bapas Garut, Anggota PIPAS dan juga warga binaan. Dari hasil donor, terkumpul total 28 labu darah dengan rincian: golongan darah A sebanyak 10 labu, B sebanyak 9 labu, O sebanyak 5 labu, dan AB sebanyak 4 labu.

Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, serta bentuk konkret kontribusi jajaran Pemasyarakatan terhadap kemanusiaan. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa petugas Pemasyarakatan bukan hanya menjalankan tugas dalam institusi, tetapi juga hadir dan aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan," tambah Sukarno.

Kegiatan Bakti Sosial dan Donor Darah ini momentum penting dan komitmen nyata dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, serta semangat pengabdian jajaran Pemasyarakatan.pungkasnya

( Ayi Ahmad ) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...