Langsung ke konten utama

SD Negeri 1 Padasuka Di Pentas PAI Lomba Cerdas Cermat Mampu Melangkah Ke Tingkat Kabupaten.


KAB. GARUT -- KABAR NASIONALIS

Pentas PAI tingkat SD dalam Pengeleksiaan yang ketat  siswa berbakat cabang lomba Cerdas cermat. Siswa -Siswi SDN 1 padasuka siapkan melaju ke babak tingkat Kabupaten sebagai perwakilan kecamatan Cibatu bidang lomba Cerdas Cermat. Pentas PAI tingkat Sekolah Dasar  saat ini SDN 1 Padasuka ,Siap wujudkan untuk tampil ajang kemampuan berkompetisi ke tingkat Kabupaten. 

Kepala Sekolah SDN 1 Padasuka mengatakan dalam penyeleksian yang ketat para siswa berpacu menuai kemampuannya atas bimbingan serta kebersamaan Guru pembimbing. 

Pentas PAI di tingkat Sekolah Dasar merupakan ajang tahunan yang bertujuan untuk mengembangkan talenta peserta didik dalam bidang Cerdas Cermat. Guru pembimbing mampu mengarahkan para pelajar berprestasi serta berakhlak. Nentuk mewujudkan jiwa sportivitas, kompetitif, dan rasa tanggung jawab. 

Atang S.Pd,Kepala Sekolah SDN 1 Padasuka menambahkan menurutnya dalam penyeleksian bakat dan kreatifitas serta bakat dalam  persaingan sangat ketat. Dipentas Pendidikan Agama Islam cabang LCC  saat ini siswa didik harus dapat mampu wujudkan untuk terus belajar dalam berlatih untuk mewujudkan cita-citanya.

Semoga siswa lomba Cerdas cermat PAI tingkat SD,  Syukur alhamdulilah dapat melanjutkan ke jenjang tingkat perwakilan kecamatan untuk ke tingkat Kabupaten. 

Adapun siswa memiliki tekad kuat  dalam belajar serta berlatih falam menuntut ilmu sehingga  dapat mampu untuk meraih prestasi yang memuaskan.

Kegiatan Pentas PAI LCC ditingkat SD ini juga diharapkan dapat menjalin silaturahmi, dalam membangun budaya hidup sehat, nasionalisme, dan solidaritas antar peserta didik serta para guru pembimbing Religius Ini merupakan bagian dari upaya mendukung dalam mencerdaskan cepat tanggap dalam mengambil jawaban yang tepat. 

Besar harapan orangtua siswa -siswi SDN 1 Padasuka, Semoga anak -anak memiliki kemampuan membawa perubahan nama baik orangtua dan sekolahnya, dalam ajang bakat LCC pentas PAI. Kesempatan para siswa sehingga ke depan akan mampu menghadapi tantangan digitalisasi  dalam menyongsong masa depan yang berakhlak dan cerdas. Pungkasnya

( Ayi Ahmad )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...