Langsung ke konten utama

Gudang Jalan Putri Tama Indah, Diduga Ajang Penimbunan Solar Subsidi


PURBALINGGA -- ( KABAR NASIONALIS )

Dugaan aktivitas ilegal berupa penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar mencuat di wilayah Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga. Sebuah gudang yang terletak di Jalan Putri Tama Indah, Dusun Gemuruh, diduga menjadi lokasi penyimpanan solar subsidi yang kemudian dijual dengan harga tinggi.

Informasi ini pertama kali diperoleh dari laporan masyarakat sekitar yang mencurigai aktivitas keluar-masuk kendaraan di gudang tersebut, terutama pada malam hari. Menurut keterangan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, gudang tersebut mulai beroperasi sekitar satu bulan terakhir dan diduga disewa oleh individu berinisial MSB, seorang warga sipil, serta RD, yang disebut-sebut sebagai oknum anggota TNI aktif yang berdinas di Semarang.

Modus operandi yang diduga dilakukan adalah pengumpulan solar subsidi dalam jumlah besar, yang kemudian dijual kembali ke industri atau pihak lain dengan harga di atas harga subsidi. Praktik semacam ini tidak hanya merugikan negara dari sisi keuangan, tetapi juga menghambat distribusi BBM subsidi kepada masyarakat yang berhak.

Kasus serupa sebelumnya juga terjadi di wilayah lain di Jawa Tengah. Misalnya, pada Januari 2025, sebuah gudang penimbunan solar bersubsidi di Kabupaten Kendal diduga dimiliki oleh oknum anggota TNI aktif. Meskipun bukti-bukti kuat telah dikumpulkan, tindakan tegas dari aparat penegak hukum belum terlihat, menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat mengenai penegakan hukum yang adil dan transparan [1] .

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan mendalam terhadap dugaan penimbunan solar subsidi di Purbalingga ini. Jika terbukti, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang mengatur sanksi pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp 60 miliar bagi pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Transparansi dan penegakan hukum yang tegas sangat diperlukan untuk mencegah praktik serupa terulang kembali dan memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran.

( AM + Tim )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...