Langsung ke konten utama

Sebanyak 30 Warga Binaan Rutan Garut Selesaikan Program Rehabilitasi Pemasyarakatan


KAB. GARUT - ( KABAR NASIONALIS )

Rutan Kelas IIB Garut kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas penyalahgunaan narkotika melalui program Rehabilitasi Pemasyarakatan bagi warga binaan pecandu narkoba. Jumat (23/5/2025)

Gelar acara penutupan program rehabilitasi yang dihadiri oleh Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Kasubsi Pelayanan Tahanan, serta konselor dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut.

Ka rutan Garut, Muchamad Ismail menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk memulihkan kondisi fisik, mental, dan sosial para warga binaan yang pernah menjadi pecandu, penyalahguna, maupun korban penyalahgunaan narkotika. Perubahan menuju kehidupan yang lebih baik membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Kami berharap seluruh warga binaan yang mengikuti program rehabilitasi ini dapat sukses berubah dan kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kasubsi Pelayanan Tahanan, Anggi Suryawan menjelaskan, dari total 260 warga binaan yang ada di Rutan Kelas IIB Garut, sebanyak 30 orang telah mengikuti program rehabilitasi setelah melewati proses asesmen. Program ini mencakup berbagai kegiatan mulai dari konseling Terapi, pelatihan keterampilan, tes urine, hingga pendampingan psikologis yang komprehensif.


Selama pelaksanaan program, konselor dari BNN Kabupaten Garut memberikan materi edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dukungan dalam proses pemulihan serta pembentukan perilaku positif guna mencegah kemungkinan kambuh (relaps). Konselor juga memberikan motivasi dan bantuan bagi warga binaan agar dapat menjalani kehidupan bebas narkoba setelah masa pidananya selesai.

Sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan atas keberhasilan mengikuti program, warga binaan yang telah menyelesaikan rehabilitasi diberikan sertifikat secara langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Garut. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pemulihan sejati dan reintegrasi sosial yang sukses bagi warga binaan.pungkasnya.

( Ayi Ahmad ) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...