Langsung ke konten utama

Ada Apa Dengan PT AGL, Bisa Arogan Mencaplok Lahan Warga Desa Ramang


PULANG PISAU, KALTENG -- ( KABAR NASIONALIS )

Rapat Dengar Pendapat (RDP) /Hearing DPRD Pulang Pisau antara PT.Agrindo Green Lestari (PT.AGL) dengan warga desa Ramang yang dihadiri ketua dewan  Tandean Indra Bela,ST para anggota Dewan komisi gabungan,perangkat desa Ramang Sekdes, kaur,Pemerintahan dan Perencanaan,Camat Banama Tingang,para kades se Banama Tingang, ketua/kord Apdesi Pulpis,ketua DAD kabupaten para mantir ,penasehat hukum Kades Ramang dan unsur muspida terkait yang digelar acara pada hari Senin 2 Juni 2025.

RDP yang berjalan cukup alot pertama penyampaian dari Kaur Pemerintahan,kaur Perencanaan dan ketua DPD desa Ramang.

Ditanggapi pihak PT.AGL dati manajemen dan humas secara sepihak perusahaan secara arogan menganggap penggarapan dengan dasar HGU yang kabur/obsuur.libel berpolemik hingga sekarang.

Penasehat hukum kepala desa Ramang Ramba Adv. Haruman Supono, SE,SH, MH, AAIJ menyampaikan bahwa proses hukum di pengadilan yang akan berlangsung minggu depan setelah nomor perkara keluar,kami akan mengajukan Pengalihan jenis tahanan rutan ke tahanan rumah atau tahanan kota hingga proses hukum dalam persidangan selesai,jelas bang Haruman.

Ini perbuatan melawan hukum APH pemaksaan pembinaan kades Ramang yang membela lahan warga desa Ramang malah dikriminslisasi dan melanggar HAM pada proses hukum ini ,tegas bang Haruman pada media ini.

Jaksa Penuntut Umum apabila tidak terbukti berhak menuntut bebas/ lepas pasalnya obyek perkara SKT tersebut telah dicabut sehingga perkara ini error in persona /error in objektif dan harus dihentikan,kita lihat putusan majelis hakim nanti,kita akan Lakukan upaya hukum penolakan/eksepsi dalam persidangan nanti,moga keadilan dan kebenaran pada Ramba hakim dapat tegas dan berani lepas dari perkara ini yang semestinya dapat diselesaikan melalui RJ dan ranah keperdataan.

Selain itu pihak perusahaan juga harus gentleman dan fair lakukan clear and clean di lahan masyarakat tanpa menghilangkan hak-hak masyarakat desa Ramang dan sekitarnya.



( Tim - Red )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...