Langsung ke konten utama

Rapat Analisis dan Evaluasi Kinerja Pemasyarakatan, Rutan Garut Ikuti Secara Daring


KAB. GARUT -- KABAR NASIONALIS

Rutan Kelas IIB Garut mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Pembinaan Kinerja Penyelenggaraan Pemasyarakatan yang digelar secara daring dan dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, pada Selasa (10/6/2025).

Rapat ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja serta mengarahkan langkah akselerasi pembinaan dan pelayanan di Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia termasuk Rutan Kelas IIB Garut.

Dalam arahannya, Dirjenpas, Mashudi menegaskan bahwa pemasyarakatan harus menjalani transformasi secara menyeluruh, bukan hanya administratif, tetapi juga berdampak langsung terhadap warga binaan dan masyarakat. "Pemasyarakatan harus hadir dengan wajah profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Bukan hanya menjaga, tapi membina, melayani, dan melindungi," ujar Mashudi.


Dirjenpas juga menyampaikan sejumlah arahan strategis, antara lain:

1. Pentingnya menjaga kesehatan dalam bertugas;

2. Penekanan pada pelaksanaan SOP secara konsisten;

3. Penguatan sinergi dengan aparat penegak hukum (APH);

4. Pembekalan CPNS T.A 2024 berupa pelatihan komunikasi dan pengamanan dasar selama satu bulan di Kanwil;

5. Wadah makan warga binaan pemasyarakatan (WBP) wajib berizin BPOM;

6. Asupan makanan WBP harus memenuhi standar kebersihan dan gizi;

7. Penguatan UMKM dan ketahanan pangan di Lapas/Rutan dengan legalitas lengkap (NIB, merek, izin edar);

8. Penyaluran hak-hak bersyarat sesuai prosedur;

9. Perencanaan kebutuhan anggaran T.A 2026;

10. koperasi INKOPASINDO di UPT segera melakukan pre order/ permintaan kebutuhan barang;

11. Standarisasi pembangunan Lapas/Rutan;

12. Perhatian serius terhadap temuan BPK RI; dan

13. Dan dorongan agar Humas lebih aktif mempublikasikan pemberitaan positif secara masif.

Setelah penyampaian arahan Dirjenpas, kegiatan dilanjutkan dengan paparan evaluasi kinerja dari Pembina Wilayah I-VIll, Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan, SDM, Tim PPK Ditjenpas, hingga Sekretaris Ditjenpas. 

Dengan partisipasi aktif ini, Rutan Garut menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi pusat-daerah dalam mewujudkan pemasyarakatan yang modern, bermartabat, dan berorientasi pada pemulihan manusia.

( Ayi Ahmad ) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...