DUKUNG IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMASYARAKATAN BARU, BAPAS GARUT GENCAR LAKSANAKAN KEGIATAN AKSI SOSIAL
KAB. GARUT - (Kabar Nasionalis)
Dalam rangka mendukung kebijakan pemasyarakatan baru serta mempersiapkan implementasi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) Nomor 1 Tahun 2023, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Garut kembali menggelar kegiatan Aksi Sosial Bapas Peduli. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Masjid Agung Baiturrahman Kota Tasikmalaya, dan melibatkan berbagai unsur, baik internal pemasyarakatan maupun instansi terkait.Rabu (23/07)
Kegiatan dimulai dengan Bimbingan Kepribadian bagi 30 klien pemasyarakatan oleh Ust. Ahmad Faqih, S.Pd.I dari Pondok Pesantren Al-Idrisiyyah Tasikmalaya dan mengusung tema "Kiat Meraih Ridho Allah Melalui Syukur Nikmat" yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan membangun kesadaran diri para klien pemasyarakatan dalam menjalani proses pembinaan. Dalam ceramahnya, Ust. Ahmad Faqih menekankan pentingnya rasa syukur dan kesabaran sebagai kunci untuk meraih keberkahan hidup, terutama dalam menghadapi ujian dan tantangan sebagai bagian dari proses hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Setelah sesi bimbingan kepribadian, kegiatan dilanjutkan dengan aksi sosial berupa kerja bakti membersihkan area Masjid Agung Baiturrahman, baik di dalam ruangan maupun di halaman masjid. Seluruh jajaran Bapas Garut bersama para klien pemasyarakatan secara gotong royong melakukan pembersihan lantai masjid, tempat wudhu, halaman, serta area sekitar pagar masjid.
Aksi ini menjadi wujud nyata dari semangat kepedulian sosial dan pembinaan partisipatif yang diusung dalam kebijakan pemasyarakatan baru. Melalui kegiatan ini, klien pemasyarakatan tidak hanya mendapatkan nilai-nilai spiritual dari bimbingan kepribadian, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dihubungi melalui telepon genggamnya, Kepala Bapas Garut, Moch. Kund Bedraningrat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembimbingan serta pembinaan yang bertujuan untuk membentuk karakter klien yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui aksi sosial ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian kepada sesama. Ini adalah bentuk nyata kontribusi klien pemasyarakatan terhadap masyarakat, serta langkah awal membangun kembali kepercayaan publik,” ujar Kund.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kekompakan, disambut positif oleh pengurus masjid dan warga sekitar. Di akhir kegiatan, seluruh peserta melaksanakan doa bersama sebagai penutup, dengan harapan semoga kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di tempat-tempat lainnya.pungkasnya




Komentar
Posting Komentar