Langsung ke konten utama

MPLS di SDN 158 Babakan Sari, Erwin: Selamat Datang Para Jagoan Cilik


KOTA BANDUNG - KABAR NASIONALIS

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyambut siswa baru, khususnya peserta didik kelas 1 yang untuk pertama kalinya mengenakan seragam merah putih dengan penuh semangat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk kembali menyapa dunia pendidikan dasar di Kota Bandung.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada para siswa baru yang memulai perjalanan pendidikan di lingkungan SDN 158 Babakan Sari.

“Selamat datang kembali di sekolah! Selamat datang untuk para jagoan cilik kelas 1 yang hari ini pertama kali memakai seragam merah-putih,” tutur Erwin dengan semangat.

Wakil Wali Kota menggambarkan sekolah sebagai rumah kedua bagi anak-anak, tempat mereka tumbuh, belajar, dan menemukan potensi diri.

Ia juga menekankan bahwa MPLS merupakan sarana penting agar para siswa dapat mengenali lingkungan sekolah, mengenal guru, dan membangun pertemanan yang positif.

“Bila rumah menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan, maka sekolah adalah tempat untuk mendapatkan ilmu, bertemu teman-teman, dan dibimbing oleh guru-guru hebat,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh siswa untuk aktif bertanya, tidak takut mencoba, dan terus belajar demi mewujudkan cita-cita mereka.

Nilai-nilai akhlak mulia dan cinta terhadap sesama juga menjadi bagian dari nasihatnya.

“Dengarkanlah nasihat bapak dan ibu guru, bermainlah dengan riang, dan sayangilah teman-teman kalian. Jadilah anak-anak yang cerdas, berakhlak mulia, dan menjadi kebanggaan orang tua, sekolah, dan Kota Bandung,” pesan Erwin.

Kepada para guru, Erwin menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas dedikasi dalam mendidik generasi masa depan.

Ia menyadari peran guru bukan hanya sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai penanam karakter dan akhlak.

“Di pundak paga guru amanah besar ini kami titipkan. Mendidik bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi juga tentang membentuk karakter anak-anak kita,” ujar Erwin.

Pada kesempatan yang sama, ia juga secara resmi meluncurkan Program MBG (Makan Bergizi Gratis) Semester 1 di SDN 158 Babakan Sari.

Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bandung dalam mewujudkan generasi sehat dan cerdas sejak dini.

“Program MBG ini adalah wujud nyata kepedulian kita pada masa depan anak-anak. Karena dengan asupan gizi yang baik dan seimbang, anak-anak akan lebih sehat, kuat, dan fokus dalam menyerap ilmu di sekolah,” tegasnya.

Menurutnya, program ini bukan hanya bantuan pangan semata, melainkan bagian dari fondasi menciptakan masa depan yang lebih baik untuk Kota Bandung. 

( Suhardi Sinaga )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...