Langsung ke konten utama

Parkir Menggurita di Wonosobo : Besar di Lapangan, Kecil di PAD ??


KAB. WONOSOBO  -  KABAR NASIONALIS

Aktivitas parkir liar maupun terorganisir yang menjamur di berbagai titik strategis wilayah Kabupaten Wonosobo, kembali menjadi sorotan. Meski keberadaannya terlihat masif dan menjanjikan pemasukan besar, namun dugaan kuat mengarah bahwa kontribusi sektor parkir ini terhadap *Pendapatan Asli Daerah (PAD)* masih jauh dari harapan.

Beberapa titik parkir, terutama di pusat kota, kawasan wisata, dan area pasar, diduga dikelola secara tidak transparan dan minim pengawasan. Praktik retribusi parkir yang tidak dilengkapi karcis resmi serta dugaan pengelolaan oleh pihak-pihak non-pemerintah menimbulkan pertanyaan publik: *ke mana aliran dana parkir selama ini?*

Warga berharap adanya audit menyeluruh terhadap sistem parkir di Wonosobo, mulai dari penataan, pengelolaan, hingga pelaporan pendapatan. 


“Parkir hampir ada di mana-mana, tapi kontribusinya ke PAD seperti tak terasa. Ini perlu ditelusuri,” ungkap salah satu warga.

Transparansi dan penegakan aturan dinilai penting untuk memastikan parkir menjadi sumber pemasukan daerah yang adil dan legal, bukan justru ladang pungli atau kepentingan segelintir pihak.

*Pemerintah daerah melalui dinas terkait diharapkan segera mengambil langkah tegas untuk mengevaluasi kinerja pihak pengelola parkir. Jika benar ditemukan indikasi kebocoran retribusi atau parkir ilegal, maka penindakan hukum dan perbaikan sistem pengelolaan harus menjadi prioritas. Parkir yang semestinya menjadi potensi pendapatan daerah jangan sampai berubah menjadi sumber kebocoran keuangan daerah.*


( Moch Fikri )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...