Langsung ke konten utama

Dewan Pengurus Cabang SBNI Kota Bandung Menyampaikan Kekecewaan Terhadap Perumda Pasar Juara Kota Bandung


KOTA BANDUNG -- ( KABAR NASIONALIS )

Dewan Pengurus Cabang  Kota Bandung menyampaikan rasa kecewa terhadap Perumda Pasar Juara Kota Bandung. Hal tersebut lantaran adanya Oknum Bendahara Gaji Perumda Pasar Juara Kota Bandung diduga tilep puluhan juta uang setoran karyawan, yang merupakan uang titipan untuk disetorkan ke bank bjb Tamansari sebagai angsuran kredit para karyawan, dan menurut informasi yang diperoleh selama lima bulan tidak disetorkan, sehingga dampaknya sejumlah karyawan Perumda Pasar Juara Kota Bandung, yang memiliki kredit ke bank bjb Tamansari akhirnya terkena blacklist BI Cheking, Minggu (3/08/2025).

Ketua Dewan Pengurus Cabang Kota Bandung, Rd Yadi Suryadi menilai perlu adanya tindakan dari pihak APH terkait untuk Perumda Pasar Juara Kota Bandung, untuk menyelesaikan kewajibannya dan membereskan beberapa persoalan yang terjadi di dalam kinerja Perumda Pasar Juara Kota Bandung berdasarkan hasil aspirasi masyarakat, serta mencari solusi terhadap situasi tersebut, ujar Yadi.

Yadi menuturkan, Dewan Pengurus Cabang Kota Bandung berencana menyampaikan surat resmi kepada Wali Kota Bandung, Inspektorat dan DPRD Kota Bandung untuk segera menindaklanjuti atas beberapa permasalahan dan situasi yang terjadi di Perumda Pasar Juara Kota Bandung.

"Bila perlu Kita akan menyampaikan rasa kekecewaan kita secara tertulis melalui surat resmi kepada KPK, atas kinerja Direksi Perumda Pasar Juara hari ini," ucapnya.

SBNI, atau Serikat Buruh Nasionalis Indonesia, hadir sebagai organisasi yang memperjuangkan hak-hak buruh dan mewujudkan kesejahteraan buruh. SBNI juga berperan sebagai pengayom dan pelindung bagi buruh.

Beberapa peran SBNI adalah sebagai berikut:

• Mewakili dan memperjuangkan hak buruh:

SBNI aktif dalam menyuarakan kepentingan buruh dan memperjuangkan hak-hak mereka di berbagai bidang. 

• Melindungi dan mengayomi buruh:

SBNI berfungsi sebagai pelindung dan pengayom bagi buruh, memastikan kesejahteraan mereka. 

• Menetapkan dan menjaga standar:

SBNI terlibat dalam proses penetapan standar, seperti standar pupuk organik, untuk menjaga mutu produk. 

• Meningkatkan daya saing:

SBNI berperan dalam meningkatkan daya saing produk, seperti batik, melalui penerapan standar yang berkualitas. 

Untuk itu kami himbau kepada  para buruh, agar  jangan takut dan jangan ragu untuk menyampaikan permasalahan-permasalah yang terjadi di perusahaan dimana para buruh bekerja, baik individu maupun kelompok untuk dapat melapor kepada kami agar supaya hak dan kewajibannya tetap diperoleh dengan layak dan berdasarkan UUD ketenegakerjaan.

Red

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...