Langsung ke konten utama

Pembukaan Rehabilitasi Sosial Tahun Anggaran 2025 Pada Lapas Kelas IIA Garut Tegaskan Komitmen Pulihkan Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan


KAB. GARUT ~ ( Kabar Nasionalis )

Pemasyarakatan Kelas IIA Garut resmi membuka Program Rehabilitasi sosial Anggaran Tahun 2025 pada Kamis (4/9/2025). Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Aula Lapas Kelas IIA Garut ini diikuti oleh 170 Peserta warga binaan sebagai peserta rehabilitasi sosial.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Garut, AKBP Deni yusdanial,Dandim 0611-Garut   letkol inf andrik Fachrizal, Kasatreskrim Polres  Garut AKP Joko Prihatin ,Kepala Lapas Garut Rusdedy, Kepala Bapas Garut Moch Kund Bedraningrat,


Kepala Rutan Kelas IIB Garut Muchamad Ismail, Kasubsi Pelayanan Tahanan Bambang setiawan,Kemendag Kab Garut,  tim kesehatan lapas kelas IIA Garut serta 20 perwakilan warga binaan Rehabilitasi sosial lapas Garut.

Kepala BNN kabupaten Garut AKBP Deni yusdanial dalam sambutannya menyampaikan bahwa program rehabilitasi merupakan upaya nyata pembinaan. “Pembukaan program rehabilitasi sosial ini merupakan langkah penting bagi Pemasyarakatan Garut dalam mendukung pemulihan warga binaan. Kami ingin memastikan bahwa mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk kembali ke masyarakat dengan kondisi yang lebih baik,” katanya.


Kepala BNN  menegaskan pentingnya komitmen semua pihak. “Rehabilitasi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebuah proses panjang yang membutuhkan komitmen bersama. BNN Kabupaten Garut siap mendampingi peserta agar benar-benar bisa pulih dari ketergantungan narkotika dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” tuturnya.

Kepala Lapas Garut Rusdedy, menambahkan bahwa program rehabilitasi adalah bagian dari transformasi pemasyarakatan. “Program ini diharapkan menjadi momentum perubahan. Kami ingin warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan bekal untuk hidup sehat, produktif, dan bebas dari narkoba setelah kembali ke masyarakat,” tegasnya.


Usai seremoni pengalungan pembukaan, acara dilanjutkan dengan asesmen awal menggunakan instrumen Addiction Severity Index (ASI) bagi 170 peserta untuk menentukan langkah rehabilitasi selanjutnya.

Dengan adanya program Rehabilitasi sosial Garut menegaskan perannya tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai sarana pemulihan dan pemberdayaan warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.pungkasnya.


(Ayi Ahmad)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...