Langsung ke konten utama

Tegas !! Ketua Pokja Bandung Barat : Tidak Setuju Kenaikan Tunjangan Anggota DPRD KBB Yang Dapat Melukai Hati Rakyat !!


KAB. BANDUNG BARAT ~ ( KABAR NASIONALIS )

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 - Sebelumnya ramai di publik terkait Polemik Rotasi Mutasi 14 Pejabat Bandung Barat yang banyak menuai kritikan dari berbagai kalangan, dan disaat permasalahan tersebut masih hangat, kini tiba-tiba kembali mencuat di Publik, terkait Tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat yang menurut sejumlah informasi telah resmi mengalami kenaikan signifikan pada 2025, meski daerah Bandung Barat saat ini masih menghadapi berbagai persoalan kesenjangan sosial perekonomian di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Dalam hal ini kembali dan lagi -lagi  Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Bandung Barat (KBB)  M. Raup bersuara sebagai  seorang tokoh yang aktif dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Bandung Barat, termasuk  menjadi narasumber untuk isu-isu publik,  serta perlu di ketahui pula bahwa, M Raup seringkali mengangkat isu-isu penting di Kabupaten Bandung Barat sebagai bentuk kontrol sosial,dan  seperti saat ini kembali Ia menyuarakan polemik tunjangan pejabat DPRD yang tinggi di tengah kesusahan masyarakat. 

Dengan tegas, dan lugas  Ketua Pokja Wartawan Bandung Barat M Raup Menolak Kenaikan Tunjangan anggota DPRD KBB sebesar Rp83,5 juta / bulan berdasarkan Keputusan Bupati KBB No. 100.3.3.2/Kep.223-Setwan/2025. 

Penolakan ini dikaji dari berbagai pertimbangan yang disebabkan oleh beberapa alasan, antara lain:

- Keterbatasan Anggaran: Pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran yang harus digunakan untuk berbagai keperluan, sehingga kenaikan tunjangan anggota DPRD mungkin dianggap tidak prioritas.

- Kurangnya Transparansi: Besaran tunjangan yang diterima anggota DPRD KBB sebelumnya tidak transparan, sehingga kenaikan tunjangan sebesar Rp83,5 juta per bulan mungkin dianggap tidak masuk akal.

- Kebutuhan Masyarakat: Masyarakat mungkin memiliki kebutuhan yang lebih mendesak, seperti peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, atau infrastruktur, yang harus diprioritaskan daripada kenaikan tunjangan anggota DPRD.

Selanjutnya, menurut Ketua Pokja Wartawan KBB, M Raup, bahwa "polemik ini muncul di tengah kemarahan publik yang memuncak akibat laporan gaji dan tunjangan anggota DPRD yang melebihi Rp100 juta per bulan, di saat kondisi ekonomi masyarakat sedang serba  kesulitan,"ungkapnya pada awak media ini, pada hari Sabtu,(20/09/2025).

Kemudian, Raup juga menekankan ,bahwa "di tengah krisis ekonomi seperti ini dan ketimpangan sosial yang tajam, isu soal tunjangan dan gaji pejabat negara dipastikan akan terus menerus menjadi sorotan publik," ujarnya kembali. 

Data - data Rincian Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD Kabupaten/Kota adalah sebagai berikut: 

- Uang representasi: Rp1.575.000 per bulan

- Tunjangan keluarga: Rp220.000 per bulan

- Tunjangan beras: Rp289.000 per bulan

- Uang paket: Rp157.000 per bulan

- Tunjangan jabatan: Rp2.283.750 per bulan

- Tunjangan alat kelengkapan: Rp91.350 per bulan

- Tunjangan komunikasi intensif: Rp10.500.000 per bulan

- Tunjangan reses: Rp2.625.000 per bulan

- Tunjangan perumahan: Rp12.000.000 per bulan

- Tunjangan transportasi: Rp12.000.000 per bulan

Total gaji yang didapatkan pimpinan maupun anggota DPRD Kabupaten/Kota berkisar dari Rp41,7 juta hingga Rp42,26 juta per bulan.

Dan, mungkin dalam hal tersebut, Bupati Bandung Barat , seharusnya dapat lebih bijaksana dan mempertimbangkan  kembali keputusan nya terkait Kenaikan Tunjangan   anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat tersebut yang dapat menyakiti hati rakyatnya yang sedang dalam kesulitan. 

(Red)

NARASUMBER PEWARTA: KETUA POKJA WARTAWAN KBB M RAUP. EDITOR RED : EGHA.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...