Langsung ke konten utama

Terkait Video Viral Pemukulan Terduga Pencuri, Ini Klarifikasi Kronologi Dari Pihak kodim 0707 wonosobo


KAB. WONOSOBO ~ ( KABAR NASIONALIS
)

Sebuah video yang menunjukkan seorang terduga pelaku jambret dan tabrak lari diamankan warga dan dipukul oleh seorang anggota TNI viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Bakulan, Desa Rejosari, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo pada Jumat, 21 Agustus 2025. 

Anggota TNI dalam video itu diketahui adalah *Serda Umri*, yang saat itu tengah menjalankan tugas pengamanan hiburan rakyat Ndolalak bersama anggota Polsek Kalikajar.


*Kronologi Kejadian:*

1. *Pukul 18.30 WIB*, terjadi kejar-kejaran oleh massa terhadap seorang pria yang diduga melakukan penjambretan dan tabrak lari.

2. Melihat situasi yang mulai memanas dan potensi amuk massa, *Serda Umri segera bertindak* dengan mengejar dan mengamankan terduga pelaku ke rumah *Kepala Dusun Bakulan (Bpk. Edi Cahyo)*.

3. Tujuannya adalah *menghindari aksi main hakim sendiri* dari warga yang sudah tersulut emosi.

4. Serda Umri kemudian *menghubungi Polsek Kalikajar* agar pihak kepolisian segera datang mengamankan terduga pelaku.

5. *Orang tua dari terduga pelaku* juga datang ke lokasi dan mengambil sepeda motor yang digunakan anaknya.

6. Karena massa semakin banyak dan situasi kian panas, *Serda Umri atas seizin orang tua pelaku*, memutuskan untuk melakukan tindakan simbolis berupa *pemukulan ringan* terhadap terduga pelaku *guna meredam emosi massa*.

7. Tindakan itu berhasil membuat massa merasa puas dan tidak lagi bertindak anarkis terhadap terduga pelaku.

8. *Pukul 19.15 WIB*, aparat kepolisian dari Polsek Kalikajar tiba dan membawa terduga pelaku ke kantor polisi untuk proses hukum lebih lanjut.

Pihak TNI melalui Kodim 0707/Wonosobo menegaskan bahwa *tindakan Serda Umri murni untuk meredam situasi dan menyelamatkan terduga pelaku dari amukan massa*, bukan bentuk kekerasan tanpa sebab. 

Meski demikian, peristiwa ini tetap akan *dievaluasi secara internal*, guna memastikan setiap tindakan personel TNI tetap berada dalam koridor hukum dan prosedur.

Kodim 0707/Wonosobo juga mengimbau masyarakat untuk *tidak main hakim sendiri* dalam situasi apa pun dan menyerahkan sepenuhnya penanganan hukum kepada aparat berwenang.


( Redaksi )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...