Langsung ke konten utama

Alih-Alih Klarifikasi, Kepala Desa Tlogomulyo Pilih Usir Wartawan


GROBOGAN ~ ( KABAR NASIONALIS )

Polemik pemberitaan terkait dugaan pembelian mobil siaga bekas (second) oleh Pemerintah Desa *Tlogomulyo*, Kecamatan *Gubug*, Kabupaten *Grobogan*, terus berlanjut. Pihak desa yang merasa dirugikan oleh pemberitaan tersebut melalui kuasa hukumnya telah resmi melaporkan *Media Indonesia Maju* ke *Polda Jawa Tengah* dengan tudingan bahwa berita yang dimuat tidak akurat dan tidak melalui proses klarifikasi.

Imbas dari laporan itu, *Dewan Pers* pun mengeluarkan surat teguran kepada redaksi Media Indonesia Maju. Dalam suratnya, Dewan Pers meminta agar media tersebut memenuhi kewajibannya dengan memberikan *hak jawab* kepada pihak Pemerintah Desa Tlogomulyo, sebagaimana diatur dalam *Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers*.

Namun, berdasarkan keterangan dari pihak redaksi Media Indonesia Maju, sebelum berita itu diterbitkan, wartawan sudah mencoba mengkonfirmasi langsung ke kantor kepala desa. Saat itu, pihak desa tidak berada di tempat sehingga klarifikasi urung dilakukan.

Setelah menerima teguran Dewan Pers, pihak media kembali berupaya memenuhi kewajiban hak jawab dengan mendatangi kantor kepala desa pada *14 November 2025*. Alih-alih mendapat sambutan, kedatangan tim redaksi justru disambut dengan penolakan bahkan pengusiran secara langsung oleh kepala desa.

Redaksi Media Indonesia Maju menyayangkan sikap tertutup tersebut. Mereka menyatakan tetap berkomitmen memberi ruang hak jawab sesuai dengan ketentuan hukum dan kode etik jurnalistik.

Sementara itu, laporan hukum terhadap media ini masih dalam proses penanganan pihak kepolisian di Polda Jawa Tengah.

Perselisihan ini menjadi sorotan publik, karena menyangkut *transparansi pengelolaan dana desa*, *hak jawab dalam dunia pers*, serta pentingnya menjaga *kebebasan pers yang bertanggung jawab*.



*(Rohadi)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...