Langsung ke konten utama

Diduga Tebang Kayu Alba Tanpa Izin di Pinggir Jalan Milik PU Provinsi, Kadus Akui Suruhan


WONOSOBO | (( KABAR NASIONALIS ))

Aktivitas penebangan pohon tanpa izin kembali terjadi, kali ini di *Jl. Raya Brengkok–Banjarnegara No. 57*, tepatnya di wilayah *Sawah dan Hutan, Desa Selokromo, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah*. Kayu yang ditebang merupakan jenis *Alba* yang tumbuh di pinggir jalan, yang diketahui merupakan lahan milik  *PJKA*  ataupun *PU Provinsi Jawa Tengah*.

Dari pantauan di lokasi, dua orang terlihat sedang melakukan pengangkutan kayu alba.Menggunakan mobil pikup MITSUBIHI L300 warna Hitam nomor polisi AA 9430 YF  Ketika dikonfirmasi, mereka mengaku hanya diperintah oleh seseorang bernama *Pd*. Tak lama, saudara *RM* turut dimintai keterangan. RM mengaku bahwa ia membeli kayu tersebut seharga *Rp1 juta* dari *Kadus Rohan*, dan siap bertanggung jawab apabila terjadi persoalan hukum.

Sekitar 15 menit kemudian, *Kadus selokromo Rohan* pun tiba di lokasi. Ia membenarkan bahwa perintah penebangan kayu tersebut berasal darinya, dengan alasan bahwa *bagian atas kayu alba tersebut tumbang*, sehingga perlu ditebang demi alasan keamanan.


Namun, berdasarkan regulasi yang berlaku, pohon yang berada di tanah milik pemerintah (dalam hal ini PU Provinsi) tidak dapat ditebang secara sepihak tanpa prosedur resmi, termasuk izin dari dinas terkait. Apalagi, kayu hasil penebangan tersebut langsung dimanfaatkan secara pribadi tanpa berita acara atau pelaporan ke instansi dinas terkait.

Kasus ini mendapat sorotan dari warga sekitar yang khawatir jika praktik serupa dibiarkan, akan membuka celah bagi penebangan liar berkedok “pohon tumbang”.

Pihak berwenang diharapkan segera turun tangan memeriksa legalitas penebangan tersebut dan memastikan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan atau perusakan aset negara.



*(Tim Investigasi)*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...