Langsung ke konten utama

Forum Diskusi Pedagang Pasar Ciroyom Bersatu Peringati "HAKORDIA", Terkait Revitalisasi Yang Tidak Diketahui Oleh Walikota Selaku KPM


KOTA BANDUNG ~ (( KABAR NASIONALIS ))

Dalam rangka memperingati Hari Korupsi Sedunia " HAKORDIA" para pedang pasar ciroyom melaksanakan kegiatan Forum Diskusi Pedagang pasar Ciroyom Bersatu di Gedung Palapa, Jl. Elang II No.173, Garuda, Kec. Andir, Kota Bandung, Kamis 11 Desember 2025.

Kegiatan ini di inisiasi oleh Komite 17 Pedagang  Pasar Ciroyom bersama dengan para pemerhati pasar , Pemerhati kebijakan publik, Lembaga Asosiasi Pasar APPSINDO, Aktivitas Anak Bangsa, Aliansi Aktivis Anti Korupsi Bandung, dan para pedagang pasar Ciroyom serta dihadiri Siti Marfuah, SS, S.Pd, M.Pd selaku Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung sebagai tamu undangan.

Situasi di Pasar Ciroyom memang cukup memprihatinkan, banyak pedagang yang merasa tidak puas dengan fasilitas dan kewajiban yang diberikan oleh Perumda Pasar terkait sampah yang belum terkelola dengan baik dan fasilitas yang belum memadai.

Dari sudut pandang pedagang, tentu saja mereka merasa tidak adil jika harus membayar Hak Pemakaian Sewa Tempat Usaha tanpa mendapatkan fasilitas yang memadai. 

Polemik tersebut mencuat karena adanya rencana Revitalisasi Pasar Ciroyom yang dilaksanakan oleh Perumda Pasar Juara, berbagai polemik terjadi terkait rencana yang tidak jelas dan harga ruang dagang yang cukup memberatkan, di samping itu pula adanya intimidasi yang di rasakan oleh pedagang untuk memuluskan rencana Revitalisasi yang di anggap sepihak.

Para pedagang mempertanyakan legalitas Pasar ciroyom, rencana Revitalisasi yang tidak di ketahui oleh Walikota selaku KPM juga tanpa melakukan musyawarah dengan seluruh pedagang pasar Ciroyom, dan berharap Perumda Pasar Juara mau duduk bersama.

Sebagian pedagang pasar ciroyom berasumsi dan berpendapat ada kecenderungan melakukan praktik-praktik yang tidak patut, hingga terjadi pembelahan di antara pedagang yang dilakukan Perumda Pasar Juara.

Maka dengan berbagai polemik yang dialami oleh para pedagang pasar ciroyom dengan adanya kegiatan Forum Diskusi Pedagang pasar Ciroyom Bersatu yang didampingi Pemerhati kebijakan publik, Lembaga Asosiasi Pasar APPSINDO, Aktivitas Anak Bangsa, Aliansi Aktivis Anti Korupsi Bandung, meminta keadilan dan perlindungan hukum dan pengkajian ulang terkait FASUM (Fasilitas Umum) dan FASOS (Fasilitas Sosial).

Komite 17 Pedagang  Pasar Ciroyom bersama Lembaga Asosiasi Pasar APPSINDO, Aktivitas Anak Bangsa, serta Aliansi Aktivis Anti Korupsi Bandung,  mewakili para pedagang pasar Ciroyom dalam  memperjuangkan, melindungi, dan membela hak-hak sebagai pedagang Pasar Ciroyom adalah sebagai berikut :

1) Kebijakan revitalisasi pasar

2) Penetapan harga kios dan lapak

3) Status pedagang lama

4) Skema sewa menyewa

5) Keberlanjutan usaha

6) Keamanan, ketertiban, dan kenyamanan berdagang

7) Legalitas tanah, bangunan, kios, lapak, dan seluruh hak properti pedagang di Pasar Ciroyom

Permasalahan ini menegaskan bahwa Perumda Pasar Juara harus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Pedagang tidak boleh terus menjadi korban akibat kelemahan manajemen. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 8 Tahun 2020 tentang Perusahaan Umum Daerah Pasar Juara sudah jelas menekankan pentingnya tata kelola yang baik dan profesional.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung Siti Marfuah, SS, S.Pd, M.Pd sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan Forum Diskusi Pedagang pasar Ciroyom Bersatu ini dan akan mendorong Pemkot Bandung serta Perumda Pasar Juara segera menyelesaikan masalah ini, ucapnya.

Kegiatan Forum Diskusi Pedagang pasar Ciroyom Bersatu ini menjadi momentum pelajaran mahal, pasar adalah urat nadi ekonomi rakyat kecil, dan kegagalan mengelolanya sama saja dengan mengorbankan kehidupan banyak orang.


(( Redaksi ))

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...