Langsung ke konten utama

Reskim Polres Pulang Pisau Kroscek Lokasi Kelompok Tani Sarayung Jaya


PULANG PISAU, KALTENG ~ (( KABAR NASIONALIS ))

Sejumlah anggota kelompok Tani Sarayung Jaya Desa Ramang yang melakukan mosi tidak percaya kepada Ketua Kelompok Tani Sarayung Jaya Desa Ramang Soldie BS Jahan Cs sebagsi pengurus yang diduga keras melakukan penggelapan tanah milik anggota kelompok Tani Sarayung Jaya tersebut di Polisikan.

Pengecekan lokasi skj.14.30 wib di seberang desa Ramang pada hari Selasa tanggal 16 Desember 2025 yang turut hadir cek lokasi para pelapor anggota2 Kelompok Tani Sarayung Jaya, para penyidik,kanit Tipidter Reskrim polres Pulang Pisau ,penasehat hukum para anggota kelompok Tani Sarayung Jaya dan warga masyarakat desa Ramang - Hanua Kecamatan Banama Tingang. 


Laporan mosi tidak percaya ini yang didampingi oleh advokat Lawfirm Scorpions adv.Haruman Supono, SE, SH, MH , AAIJ pelimpahan laporan dari Reskrimum Polda Kalteng  ke Reskrim Polres Pulang Pisau. 

Haruman menegaskan bahwa setelah kros cek dilokasi terbukti secara sah bahwa ketua kelompok tani Sarayung Jaya diduga keras memanipulasi data2 tanah warga anggota kelompok Tani Sarayung Jaya Desa Ramang dengan adanya pohon sawit PT AGL  di tanah klien kami para anggota kelompok Tani Sarayung Jaya Desa Ramang. 


Damek salah satu warga dan juga anggota DPRD Pulang Pisau menduga adanya muncul surat vaklaring tahun 1981 beberapa nama termasuk istri Soldie Cacang dari desa lain bukan orang Ramang memiliki lahan dan telah dibayar perusahaan di atas tanah anggota kelompok Tani Sarayung Jaya, imbuhnya pada awak media di lokasi.

Bang Haruman sebagai Penasehat Hukum menilai bahwa unsur materiil tindak pidana dugaan penggelapan dan manipulasi data2 tanah terpenuhi sesuai Pasal 184 KUHAP ,layak di gelar di jadikan Tersangka terhadap Soldie BS Jahan cs.


Agar terungkap motif dibalik perkara ini yang sangat merugikan masyarakat umum khususnya warga desa Ramang dan Hanua, tegasnya.

Kepolisian Reskrim Polres Pulang Pisau dituntut transparan dan profesional serta Proporsional secara Presisi dan segera ungkap perkara ini yang merupakan tindak pidana penggelapan yang dilakukan pengurus ketua Kelompok Tani Sarayung Jaya Desa Ramang harus terungkap secara tuntas dan tidak bermain mata, gass full.


(( EG + Red ))

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...