Langsung ke konten utama

Modus Pengepulan Pertalite Terbongkar: Peran Paguyuban Banyu Aji Disorot


TEMANGGUNG ~ (( kabarnasionalis ))

Viral di media sosial, Sabtu, 28 Februari 2026 sekitar Pukul 15.52 WIB, ditemukan sebuah rumah di wilayah Gambasan, Kecamatan Selopampang, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah yang diduga digunakan sebagai tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite. BBM tersebut disimpan menggunakan jeriken dalam jumlah besar dan selanjutnya dijual kembali secara eceran ke warung-warung dengan harga tinggi.

Berdasarkan keterangan awal dari pemilik tempat, Mukhamad Dol Majid, ia mengaku tidak melakukan pengambilan (ngangsu) BBM sendiri, melainkan hanya bertindak sebagai pengepul (mbangkel) milik Gino, yang merupakan anggota kelompok pengangsu. Kelompok ini berada di bawah koordinasi Mbah Wah", selaku Ketua Paguyuban Banyu Aji Pengangsu Temanggung.

Lebih lanjut, Majid juga menyampaikan bahwa dirinya mengeluarkan uang sekitar Rp500.000 setiap bulan kepada Gino untuk biaya “back up keamanan”, yang diklaim mencakup pihak “poles maupun Polsek”. Seluruh mekanisme tersebut, menurutnya, berada dalam tanggung jawab Paguyuban Banyu Aji.


Saat dilakukan pengecekan di lokasi, Awak Media menemukan ratusan jeriken, dengan 64 jeriken terisi penuh berkapasitas 35 liter. Selain itu juga ditemukan dua unit kendaraan pick-up bernomor polisi AA 1533 DB dan AA 1566 PN yang diduga digunakan untuk mengangkut BBM tersebut.

Atas temuan ini, aktivitas para pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah, terkait penyalahgunaan BBM subsidi. Ancaman hukuman bagi pelaku penimbunan dan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi dapat berupa pidana penjara serta denda yang cukup besar.

Masyarakat berharap BPH Migas serta aparat penegak hukum, khususnya Unit Tipiter Polres Temanggung, segera melakukan sidak dan OTT di lokasi guna menindak tegas seluruh pihak yang terlibat.


(( Adi S ))

Komentar

Postingan populer dari blog ini

23 Green House Bermasalah, DAK 2024 Wonosobo Rugikan Negara Rp. 5,7 Milliar

KAB. WONOSOBO - [ KABAR NASIONALIS ] Proyek pembangunan Green House Modern untuk pengembangan hortikultura di Kabupaten Wonosobo yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2024 senilai Rp11,5 miliar kini menjadi sorotan. Proyek ini mencakup pembangunan 23 unit green house di setiap kecamatan dengan rincian anggaran: - Pembangunan Green House Swakelola: Rp300.000.000 per unit - Pengadaan Equipment Smart Green House melalui LKPP e-Katalog: Rp150.000.000 per unit - Pengadaan Pupuk untuk Smart Green House: Rp50.000.000 per unit Namun, berdasarkan informasi dari narasumber berinisial RZ, di temukan bahwa beberapa aspek pembangunan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Temuan di lapangan meliputi: 1. Tidak terpasangnya sensor di Smart Green House. 2. Daya listrik yang terpasang hanya 1300 VA, padahal seharusnya 2200 VA. 3. Jumlah accu yang terpasang kurang dari 4 buah. 4. Tidak terpasangnya solar panel. 5. Platform web tidak sesuai dengan spesifikasi awal...

Makanan Bergizi MBG Berbelatung, SD Kalibawang Geger! Warga Minta Program Dievaluasi

WONOSOBO - ( KABAR NASIONALIS ) Kejadian tak pantas mencuat dari *Desa Kalikarung, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo*, di mana *BOK nasi program Makanan Bergizi (MBG)* yang dibagikan kepada siswa di *SD Kalikarung 1, SD 2, SD 3, dan SD 4* ditemukan dalam kondisi *berbelatung pada lauk tahu*.  Dalam video pendek yang viral, beberapa guru dan murid terlihat panik dan merinding saat membuka makanan tersebut. Belatung tampak jelas di lauk tahu, membuat siswa ketakutan dan enggan mengonsumsi makanan tersebut. Sejumlah murid pun menyuarakan harapan agar *bantuan ke depan diberikan dalam bentuk uang tunai saja*, bukan makanan, karena lebih aman dan bisa dimanfaatkan langsung oleh keluarga. Kepala Sekolah SDN 1 Kalikarung, *Eny Hartati*, saat dikonfirmasi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut. "Benar, tadi pagi saat makanan dibagikan ke anak-anak, lauknya ada belatung. Dan itu bukan hanya terjadi di sekolah kami, tapi hampir seluruh SD di Kecamatan Kalibawang mengalami hal ...

Siswa- siswi SMK Al Ghifari Banyuresmi Ber- kreasi Dalam Selebrasi Prakelulusan Tahun 2025.

KAB. GARUT // RES-PUBLIKA INDONESIA Siswa Al Ghifari ber Kreasi milisi karees 15 tahun 2025. Selebrasi Siswa Pra kelulusan yang diselenggarakan  di halaman lapang upacara SMK AlGhifari. jl Hasan Arif KM. 10 Banyuresmi Kabupaten Garut,Jawa Barat. Jumat (25/04/2025)   Kegiatan ini yang menjadi sebagai apresiasi Anak- anak kelas XII  Setelah perjuangan mereka belajar selama kurang lebih 3 tahun.  jadi anak-anak  berharap ingin ada kesan sebelum meninggalkan sekolah di SMK Al Ghifari ini, jadi ada kenang-kenangan untuk anak-anak(Siswa-siswi) sebelumnya.  Mereka pun konfirmasi kepada  saya sebagai wakasek Kesiswaan untuk ingin mengadakan kegiatan ini.sehingga kami dari pihak sekolah apa ya istilahnya memberikan lampu hijau sebagai apresiasi ke anak-anak.  Dan juga memberikan semangat juga untuk anak-anak yang akan datang untuk anak-anak kelas 12 mereka setelah lulus dari SMK al-ghifari. Sehingga penuh kenangan yang positif ketika  menjadi ora...